Tips Modifikasi Registry Windows XP
Bagi user OS Windows, bukan sebuah rahasia lagi bila regisry adalah sesuatu hal yang mengasikkan untuk di utak-atik. Utak-atik registry bukanlah suatu hal yang sakral ketika kita mengkonfigurasi OS Windows, karena sebelum melakukan experimen konfigurasi ada baiknya jika kita melakukan backup pada registry terlebih dahulu. Berikut adalah sedikit contoh dari implementasi utak-atik pada registry dalam mengkonfigurasi OS Windows. (Salah satu cara menjalankan registry editor: klik “Start” > “Run” > dan ketik regedit kemudian enter)
Sebelumnya lakukan backup terlebih dahulu pada registry (Pada jendela registry editor klik “File” > “Import” > beri nama file dan save sesuai selera anda)
Jika terjadi kesalahan ketika bermain-main dengan registry, anda bisa menggunakan backup ini untuk mengembalikan semua settings pada registry.
1. Kustomisasi shortcut menu windows explorer
Pada saat kita melakukan explorasi windows, ketika kita melakukan klik kanan pada salah satu drive maka shortcut menu yang tampil terlihat seperti pada gambar dibawah ini:
Pada gambar terlihat opsi-opsi yang bisa dipilih, dan kita juga bisa menambah opsi kita sendiri kedalam menu tersebut. Seperti contoh dibawah ini:
Jalankan registry editor kemudian masuk ke HKEY_CLASSES_ROOT-Drive-Shell. Kemudian “Edit” > “New” > “Key” dan buat key baru bernama Kalkulator. Edit opsi (Default) yang ada pada sisi kanan registry editor dan pada value data isikan teks Buka Kalkulator.
Kemudian, klik lagi key Kalkulator dan pilih menu “Edit” > “New” > “Key” buatlah key bernama Command. Klik opsi (Default) dan beri informasi ini C:\Windows\System32\calc.exe pada kotak value data.
Berikut struktur registry yang tadi telah kita buat. Pastikan bentuknya benar.
Kemudian klik kanan pada salah satu drive, maka kita akan mendapati opsi Buka Kalkulator.
Pilihlah dan seketika kalkulator akan meluncur.
2. Menyembunyikan drive
Seiring perkembangannya, komputer saat ini bisa memiliki lebih dari dua drive. Bisa saja anda melakukan partisi drive A, C, D, E, dan sebagainya. Berikut kita mencoba untuk menyembuyikan salah satu drive. Tehnik seperti ini dulu digunakan untuk menyembunyikan data yang ada pada drive dengan alasan keamanan.
Jalankan registry editor:
HKEY_CURRENT_USER-Software-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Policies-Explorer.
Kemudian klik “Edit” > “New” > “DWORD Value” dan buat value baru dengan nama NoDrives.
Klik menu NoDrives tersebut dan pilih drive mana yang akan dihilangkan pada bagian value data.
Adapun kombinasi yang harus kita isi adalah sebagai berikut:
Contohnya jika anda ingin menyembunyikan drive D, maka isilah angka 8 pada value data.
3. Menyembunyikan Menu File
Apa jadinya jika menu file pada Windows explorer lenyap? Maka semua fasilitas yang terdapat pada menu file yang lazim dipakai juga ikut lenyap. Jalankan registry editor:
HKEY_CURRENT_USER-Software-Microsoft-Windows-InternetExplorer-Policies-Explorer.
Kemudian buat DWORD value dengan nama NoFileMenu dan isi angka 1 pada value data dengan cara klik menu “Edit” > “New” > “DWORD Value” dan sesudahnya, klik pada value NoFileMenu tersebut. Tekan tombol OK dan kemudian restart komputer anda. Setelah komputer restart kemudian jalankan windows explorer dan carilah menu file disana.
4. Tip of the day pada windows explorer
Windows explorer sebenarnya memiliki fasilitas tip of the day, namun jarang orang mengetahuinya dan bagi beberapa user malah mematikan fitur windows yang satu ini. Jika kita ingin mengaktifkan kembali fitur ini cukup klik menu “View” > “Explorer Bar” > “Tip of the day“. Maka akan terlihat pada bagian bawah windows explorer.
Vendor menyediakan 49 tips yang terus menerus ditunjukkan secara random. Dan kali ini kita akan mencoba mengoptimalisasikan fitur yang satu ini dengan menggunakan bahasa Indonesia. Jalankan registry editor dan masuk kedalam HKEY_LOCAL_MACHINE-Software-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Explorer-Tip. Pada jendela sebelah kanan registry editor kita akan menemukan deretan tips yang tersimpan dalam value 0 hingga 49.
Ada dua hal yang bisa kita lakukan pada sesi kali ini:
1. Kita bisa mengganti tips yang telah tersedia dengan tips kita sendiri. Caranya, klik ganda pada salah satu value, contoh value 0, dan gantilah teks yang ada dengan teks kita sendiri pada bagian value data.
2. Kita bisa menambah tip baru dengan cara mengklik menu “Edit” > “New” > “String Value” buatlah value dengan karakter angka yang meneruskan karakter angka pada tips. Contohnya, jika tip terakhir bervalue 49 maka karakter value yang baru saja kita masukkan harus bervalue 50. Kemudian klik ganda pada value 50 itu dan isikan teks tip of the day pada value tersebut sesuai selera kita. Klik OK kemudian jalankan windows explorer plus tip of the day nya. Jika tips yang kita tambahkan belum muncul, klik opsi next tip.
5. Menyembunyikan Advanced Settings Folder Options.
Pada folder option kita akan mendapati sederetan menu-menu pada bagan advanced settings. Kita bisa mengkonfigurasi segala hal yang berkaitan erat dengan folder dan file. Contohnya, mengatur bagaimana sebuah file harus ditampilkan pada windows explorer, mengatur hidden file dan sebagainya. Kita juga bisa menyembunyikan opsi-opsi pada bagian advanced settings sehingga orang lain tidak bisa mengakses opsi-opsi tersebut. Jalankan registry editor dan masuk ke bagian HKEY_LOCAL_MACHINE-Software-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Explorer. Dibawah key explorer ini kita bisa menemukan subkey bernama “Advanced” dan pilih “Rename“, ubah nama Advanced menjadi Advancedx.
Dengan adanya perubahan nama seperti ini, maka bagian advanced settings menjadi tak terbaca pada system windows XP.
6. Optimalisasi text pada advanced settings folder options
Sekarang kita akan mencoba mengganti teks yang ada disana dengan teks kita sendiri. Secara default, Opsi-opsi yang ada pada advanced settings berbahasa inggris. Lewat trik berikut kita bisa merubahnya kedalam bahasa Indonesia ataupun dengan bahasa prokem, namun sangat mustahil menggantinya kedalam bahasa tubuh. Jalankan registry editor dan masuk ke HKEY_LOCAL_MACHINE-SOFTWARE-Microsoft-Explorer-Advanced-Folder. Maka kita akan menemukan subkeys yang sebenarnya merupakan representasi dari teks-teks yang ada pada advanced settings folder options. Contohnya, kita akan mencoba merubah teks yang berkaitan dengan file-file hidden. Klik subkey hidden, terdapat value text yang mengatur teks yang ada pada advanced settings. Kita bisa mengganti value yang telah ada dengan teks kita sendiri. Ubah value Text tersebut menjadi Texts (Cadangan jika suatu saat ingin mengembalikan original value) “Rename” Text ubah menjadi Texts. Kemudian buat string value baru dengan mengklik “Edit” > “New” > “String Value” buat dengan nama Text. Setelah itu, klik ganda dan masukkan teks Sembunyiin File dan Folder yang Berbahaya! kedalam value data. Kini, klik key NoHidden dan lakukan prosedur seperti sebelumnya. Ubah value Text menjadi Texts dan buatlah string value baru bernama Text. Isikan dengan value Sembunyiin aja deh file-file yang hidden. Lakukan hal yang sama pada subkey NOHIDORSYS dan SHOWALL.
Jika semuanya sudah kelar, jalankan windows explorer dan klik “Tools” > “Folder Options” pilih tab “View“. Lihatlah hasil editan kita seperti gambar dibawah.
Semua trik registry diatas hanyalah secuil contoh dari sekian banyak tips dan trik-trik yang bisa kita lakukan pada registry.
Selamat Bermain!


















Hmm..belum pernah nyoba tuh..ngutak ngatik os window..komputer aja ga punya..wkwkwk..but that’s nice tips.
gilaaaaaaa kerennnnnnn BGT……..
coba aja…
glodak…
mau tanya nih kalau udah disembunyiin gitu ntar munculinnya lagi gimana?
trus caranya kita buka file atau drive yang disembunyiin tadi gimana?
tolog kasih tahu dong caranya mengunci file lewat registry biar gak bisa dibuka orang lain. tanks
tidak semua orang dapat membuka situs ini yaitu mereka yang tidak memiliki akses dengan internet dan tidak punya uang.ijinkanlah saya memprintout tulisan ini untuk saya ajarkan kepada mereka yang jauh dari dunia komputer (secara cuma-cuma)agar mereka tidak gaptek